KACANG ALMOND DAN KENARI DARI IBU ANI

KACANG ALMOND DAN KENARI DARI IBU ANI
Menyediakan Berbagai Jenis Kacang-Kacangan

11 September, 2015

Tentang Omega 3


Studi menunjukkan Asam lemak omega-3 membantu menurunkan risiko penyakit jantung, yang merupakan salah satu penyebab kematian no 1 di dunia. Asam lemak omega-3 mencegah segala macam gejala depresi, demensia, kanker, dan artritis. Omega-3 ditemukan dalam ikan salmon, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan banyak lagi tetapi manfaat kesehatan yang didapat sangat berbeda dari satu sumber dengan sumber lainnya. Bisa jadi ada pasien yang menyalah artikan saran dokter untuk tidak mengkonsumsi lemak, tetapi sebenarnya yang dimaksudkan adalah lemak yang tidak baik bagi tubuh kita saat itu, dan sesuai info diatas bahwa tidak semua jenis lemak tidak sehat bagi tubuh, contohnya Asam lemak omega-3, dimana asam lemak omega-3 memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sbb.

Hal umum tentang Omega-3
Omega-3 asam lemak datang dalam lebih dari satu bentuk. Omega-3 yang ditemukan pada ikan, disebut EPA  (eiscosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid), dan memiliki manfaat kesehatan tertinggi. Bentuk lain yang dikenal sebagai ALA (alfa-linolenat) ditemukan dalam minyak sayur, biji rami, kenari, pecan nut, walnut dan sayuran berdaun gelap seperti bayam. Tubuh mengubah ALA menjadi EPA dan DHA, dan ALA juga memiliki beberapa manfaat kesehatan sendiri. Inilah manfaat omega-3

Bagaimana Omega-3 Melawan Penyakit

Omega-3 asam lemak dipercaya dapat membantu melawan penyakit dengan mengurangi peradangan dalam pembuluh darah, sendi, dan tempat lain di tubuh. Mereka juga mengurangi resiko irama jantung yang abnormal, menurunkan kadar lemak tidak sehat dalam aliran darah, dan memperlambat laju pembentukan plak dalam pembuluh darah. Tubuh kita tidak dapat memproduksi omega-3, jadi kita harus mendapatkannya dari makanan kita.

Omega-3 dan Trigliserida
Omega-3 dapat menurunkan tingkat trigliserida, jenis lemak darah yang yang terkait dengan penyakit jantung. Trigliserida mengumpul dalam aliran darah dan dalam sel lemak tubuh. Sayangnya, omega-3 bisa meningkatkan 2 hal ini yaitu kolesterol baik (HDL) dan buruk (LDL) jenis. Orang dengan trigliserida tinggi harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengkonsumsi omega-3. Makan ikan yang kaya akan omega-3 biasanya lebih aman.
Omega-3 dan Aritmia
Omega-3 tampaknya memiliki efek stabilisasi pada jantung. Mereka dapat menurunkan detak jantung dan mengurangi risiko yang mengancam jiwa aritmia atau ritme jantung abnormal. Beberapa sumber umum dari omega-3 yang sering dijumpai yaitu: ikan, walnut, brokoli, dan edamame,  yaitu kacang kedelai hijau yang sering dikukus dan disajikan beserta kulitnya.

Omega-3 dan Tekanan Darah Tinggi
Ada bukti kuat bahwa omega-3 menurunkan tekanan darah meskipun efeknya kecil. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, makan ikan bisa membantu jika dilakukan bersama dengan perubahan pola makan dan obat lain, seperti yang direkomendasikan oleh dokter Anda. Salah satu strategi adalah mengganti daging merah dengan ikan selama beberapa saat. Tapi yang paling baik adalah menghindari ikan yang mengandung kadar garam tinggi, seperti salmon asap.

Omega-3 dan Rheumatoid Arthritis
Studi menunjukkan omega-3 dapat mengurangi gejala seperti nyeri sendi dan kekakuan pada penderita rheumatoid arthritis. Diet tinggi omega-3 juga dapat meningkatkan efektivitas obat anti-inflamasi.
Omega-3 dan Serangan Jantung
Jika Anda pernah mengalami serangan jantung sebelumnya, omega-3 asam lemak dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Studi menunjukkan penurunan serangan jantung dan kematian mendadak di antara korban serangan jantung yang selamat karena mereka meningkatkan omega-3 dalam tubuh yaitu dengan mengkonsumsi suplemen minyak ikan dan orang yang rutin makan ikan seperti salmon atau ikan trout.

Omega-3 dan Stroke
Belum bisa dipastikan apakah omega-3 dapat membantu mencegah stroke. Apakah omga-3 dalam pembuluh darah dan memiliki efek anti-pembekuan darah, sehingga dapat membantu mencegah stroke iskemik, jenis stroke yang disebabkan oleh penggumpalan atau penyumbatan di arteri. Pada dosis yang sangat tinggi, suplemen omega-3 mungkin meningkatkan risiko stroke hemoragik, jenis yang kurang umum yang melibatkan pendarahan di otak.

Omega-3 dan Depresi
Omega-3 asam lemak dapat membantu mencegah timbulnya gangguan mood dan membuat antidepresan lebih efektif. Namun menurut hasil penelitian sejauh ini. Negara-negara dengan tingkat yang lebih tinggi dari omega-3 dalam makanan memiliki tingkat depresi yang lebih rendah. Meskipun studi lebih lanjut diperlukan, bukti-bukti sejauh ini cukup menjanjikan.

Sumber: http://artikelkesehatanwanita.com/manfaat-omega-3-bagian-1.html

No comments:

Post a Comment