KACANG ALMOND DAN KENARI DARI IBU ANI

KACANG ALMOND DAN KENARI DARI IBU ANI
Menyediakan Berbagai Jenis Kacang-Kacangan

01 May, 2016

Kacang Kenari dan Walnut Terhadap Kolesterol


 Kacang Kenari Oven

  KACANG WALNUT DAN KACANG KENARI MAMPU LAWAN KOLESTEROL

Beberapa peneliti di dunia menemukan bahwa kenari dan kacang walnut merupakan kacang paling sehat untuk dikonsumsi karena mengandung banyak antioksidan. Menurut para ilmuwan tersebut, ngemil kacang kenari dan kacang walnut sebanyak tujuh butir per hari bisa membantu menjauhkan penyakit dan menurunkan kolesterol.
Kacang Walnut Matang 
Kacang kenari dan kacang walnut mengandung polifenol dalam kadar tinggi. Polifenol adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari molekul yang merusak jaringan.
Hasil tes menunjukkan bahwa dari sembilan jenis kacang yang biasa dikonsumsi, kacang kenari dan kacang walnut mengandung polifenol paling tinggi. Adapun kacang Brasil dan pistachio kacang yang biasanya menjadi oleh-oleh pulang haji mengandung polifenol sedikit di bawah kenari dan kacang walnut . Kacang mede dan hazelnut mengandung antioksidan dengan level lebih rendah lagi.
Profesor Joe Vinson dari University of Scranton, Pennsylvania, mengatakan, kacang kenari menghambat pertumbuhan kolesterol buruk. “Kenari yang tertinggi bila dibandingkan dengan kacang Brasil, pistachio, pecan, kacang tanah, almond, makademia, kacang mede, dan hazelnut,” ujar dia seperti dikutip Daily Mail edisi 12 Januari 2012. Selain potensinya sebagai superfood, kenari juga merupakan kacang favorit konsumen di Eropa dengan penjualan pencapai 45 persen dibandingkan dengan jenis kacang lain.
Studi ini juga menemukan bahwa antioksidan dalam selai kacang lebih rendah dibanding pada kacang yang dipanggang. Dr Vinson mengatakan banyak orang tidak mengkonsumsi kacang hanya dengan melihat tingginya kadar lemak di dalam kacang-kacangan. Padahal, kata dia, kacang-kacangan hanya mengandung lemak tak jenuh dan bukan lemak jenuh yang menghambat arteri.
Kacang adalah makanan berserat rendah dan berlemak tak jenuh yang mengandung antioksidan tingkat tinggi, kata Dr. Vinson. Ia menambahkan kacang adalah camilan bernutrisi yang memberikan zat bergizi serta mengandung antioksidan bioaktif yang amat bermanfaat bagi kesehatan.
Meski demikian, konsumsi kacang-kacangan tak boleh berlebihan. Dr. Vinson menyarankan agar kita mengkonsumsi kacang tersebut dalam porsi kecil, yakni tujuh butir kacang kenari atau kacang walnut per hari.
Sejak lama kacang-kacangan dipromosikan oleh para ilmuwan sebagai camilan bergizi. Dikatakan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam kenari dan walnut mentah adalah 15 kali lebih besar manfaatnya dibandingkan vitamin E dan ini bisa melindungi tubuh menghadapi kerusakan alami kimiawi. Kacang mede yang dipanggang terdiri dari dua kali kandungan vitamin E.

HWN

(Sumber: https://m.tempo.co/read/news/2012/01/12/060376850/ngemil-kacang-kenari-bisa-lawan-kolesterol)

No comments:

Post a Comment